How I Met Your Mother, Niskala

How I Met Your Mother, Niskala

Stasiun Televisi kabel CBS dulu pernah merilis sebuah serial yang berjudul How I Met Your Mother. Serial tersebut dimulai dengan adegan seorang narator yang bercerita kepada dua anaknya tentang bagaimana dia bertemu dengan ibu mereka. Cerita itu berlangsung selama sembilan musim (2005-2014). Dan pertemuan Ted Mosby dengan perempuan yang kelak akan menjadi ibu dari kedua anaknya baru ada di episode terakhir. Benar-benar sebuah pencarian yang sangat panjang.

Well, this is a story about how I met your mother, Niskala.

Continue reading “How I Met Your Mother, Niskala”

Pentolers – Sembilan Tahun Kemudian

Pentolers – Sembilan Tahun Kemudian

Tadi malam, masih dalam rangka merapikan blog. Saya kembali membaca serial yang dibuat buat pada masa awal notes masih happening di Facebook. Catatan-catatan yang kemudian saya post ulang di blog ini beberapa waktu setelahnya.

Catatan-catatan tersebut sebagian besar menceritakan tentang keseharian saya bersama kawan-kawan satu kost pada masa awal kuliah. di sebuah kost-kostan milik Pak Pentol yang terletak di gang Kalimongso, Bintaro.

Persahabatan yang kala itu tak ada dari kami yang mengira, akan berjalan begitu lama dan mengakar begitu kuat. Sampai detik ini.

Continue reading “Pentolers – Sembilan Tahun Kemudian”

[HTBLI] #5: Jangan Ragu Gunakan Informasi dari Buku yang sudah kadaluarsa

[HTBLI] #5: Jangan Ragu Gunakan Informasi dari Buku yang sudah kadaluarsa

Sebelumnya: HTBLI #4: Jangan Cari Tahu Perkiraan Biaya di Tempat Tujuan Anda

Sedikit background story. Pada tahun 2011, ketika sedang giat menggarap sebuah novel, saya membeli sebuah buku panduan traveling ke Thailand. Niat awalnya sih untuk bahan referensi, karena latar tempat di novel itu sebagian berada di beberapa tempat di Thailand.

Continue reading “[HTBLI] #5: Jangan Ragu Gunakan Informasi dari Buku yang sudah kadaluarsa”

HTBLI #4: Jangan Cari Tahu Perkiraan Biaya di Tempat Tujuan Anda

HTBLI #4: Jangan Cari Tahu Perkiraan Biaya di Tempat Tujuan Anda

Sebelumnya: HTBLI #3: Jangan Awasi Barang Bawaan Anda

Kisah tentang scam di Kamboja masih berlanjut. Inget mas-mas penyelamat yang saya bahas di bab sebelumnya? Kami kira urusan kami dengan mas-mas itu udah selesai. Ternyata doi nungguin kami di luar bangunan imigrasi.

Doi bilang kalau dia adalah guide resmi, dan kerjaannya emang ngebantu-bantuin turis yang baru masuk. Tapi.. rasanya kok mencurigakan ya?

Continue reading “HTBLI #4: Jangan Cari Tahu Perkiraan Biaya di Tempat Tujuan Anda”

Shinkai: Seni Memaknai Jarak

Shinkai: Seni Memaknai Jarak

Pada tahun 1999, ada seorang pemuda berambut gondrong yang seringkali terlihat di acara-acara CG (Computer Graphic) dan Anime Expo. Pemuda yang saat itu berusia sekitar dua puluh lima tahun, menjajakan CD berisi animasi pendek berdurasi 5 menit. Animasi yang selama lima bulan terakhir dia kerjakan seorang diri, di sela-sela pekerjaannya utamanya sebagai programmer game.
Continue reading “Shinkai: Seni Memaknai Jarak”

“It” dan Pentingnya Character Development yang Menarik

it_stephenking
Sumber: https://pmcvariety.files.wordpress.com/2015/07/it_stephenking.jpg?w=670&h=377&crop=1

Pada tahun 1960, kota Derry di Maine diteror oleh sesosok monster badut bernama Pennywise yang gemar menculik dan membunuh anak-anak. Sekelompok anak memutuskan melawan dan melenyapkan badut tersebut. 30 tahun kemudian, badut itu bangkit kembali. Mereka harus kembali ke kota asalnya untuk sekali lagi, kali ini dengan tujuan melenyapkan sang badut, untuk selamanya.

Continue reading ““It” dan Pentingnya Character Development yang Menarik”

[Cerpen] – Pena Penggambar Senyuman

[Cerpen] – Pena Penggambar Senyuman

 

Pagi itu, Maya tak dapat menemukan pena penggambar senyuman miliknya. Awalnya dia pikir benda itu terjatuh dari wastafel, tapi tak ada apapun di lantai kamar mandi. Setengah jam berikutnya dia habiskan untuk mencari-cari pena itu di seluruh bagian kamar tidurnya, sampai dia menyadari bahwa dirinya sudah hampir terlambat untuk mengejar kereta pagi.

Continue reading “[Cerpen] – Pena Penggambar Senyuman”